KATEGORI

12 Desember 2017

Jenis-Jenis Patah Tulang : Cara Mengobati Patah Tulang Secara Alami



Jenis-Jenis Patah Tulang : Cara Mengobati Patah Tulang Secara Alami.Patah tulang adalah retaknya tulang, biasanya disertai dengan cedera di jaringan sekitarnya. Sebagian besar merupakan akibat daro cedera, seperti kecelakaan mobil, olahraga, atau karena jatuh. Patah tulang terjadi jika tenaga yang melawan tulang lebih besar daripada kekuatan tulang. Jenis dan beratnya patah tulang dipengaruhi oleh arah, kecepatan, kekuatan dari tenaga yang melawan, usia penderita, kelenturan tulang dan jenis tulang. Dengan tenaga yang sangat ringan, tulang yang rapuh karena osteoporosis atau tumor bisa mengalami patah tulang.

Jenis-Jenis Patah Tulang : Cara Mengobati Patah Tulang Secara Alami


Jenis-Jenis Patah Tulang : Cara Mengobati Patah Tulang Secara Alami

Jenis-Jenis Patah Tulang 


  1. Patah tulang tertutup (patah tulang simplek). Tulang yang patah tidak tampak dari luar.
  2. Patah tulang terbuka (patah tulang majemuk). Tulang yang patah tampak dari luar karena menembus kulit dan mengalami robekan. Patah tulang terbuka lebih mudah terinfeksi.
  3. Patah tulang kompresi (patah tulang kerena penekanan).Merupakan akibat dari tenaga yang menggerakkan sebuah tulang melawan tulang lainnya, atau tenaga yang menekan melawan panjangnya tulang. Sering terjadi pada wanita lanjut usia yang tulang belakangnya menjadi rapuh karena osteoporosis.
  4. Patah tulang karena tergilas.Tenaga yang sangat hebat menyebabkan beberapa retakan sehingga terjadi beberapa pecahan tulang. Jika aliran darah ke bagian tulang yang terkena mengalami gangguan, maka penyembuhan akan berjalan sangat lambat.
  5. Patah tulang avulasiDisebabkan oleh kontraksi otot yang kuat, sehingga menarik bagian tulang tempat tendon otot tersebut melekat. Jenis ini paling sering terjadi pada tulang di bahu dan lutut, tetapi bisa juga terjadi pada tungkai dan tumit.
  6. Patah tulang patologis.Terjadi jika sebuah tumor (biasanya kanker) telah tumbuh ke dalam tulang, dan menyebabkan tulang menjadi rapuh. Tulang yang rapuh bisa mengalami patah tulang meskipun dengan cedera ringan atau bahkan tanpa cedera sama sekali.
Gejala sering ditandai dengan rasa nyeri yang sangat hebat dan biasanya semakin lama semakin memburuk, apalagi jika tulang yang terkena patah digerakkan. Menyentuh daerah di sekitar patah tulang juga bisa menimbulkan nyeri. Alat gerak tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga penderita tidak dapat menggerakkan lengannya, berdiri di atas satu tungkai atau menggenggam dengan tangannya.

Darah bisa merembes dari tulang yang patah (kadang dalam jumlah yang cukup banyak), dan masuk ke dalam jaringan di sekitarnya, atau keluar dari luka akibat cedera. Untuk pengobatan, dilakukan foto rontgen untuk menunjukkan adanya patah tulang. Kadang perlu dilakukan CT Scan atau MRI untuk bisa melihat dengan jelas daerah yang mengalami kerusakan.

Tujuan pengobatan adalah untuk menempatkan ujung-ujung dari patah tulang, supaya satu sama lain saling berdekatan dan untuk menjaga agar mereka tetap menempel sebagaimana mestinya. Proses penyembuhan memerlukan waktu minimal 4 minggu, tetapi pada usia lanjut biasanya memerlukan waktu yang lebih lama. Setelah, sembuh, tulang biasanya kuat dan kembali berfungsi. 

Sebelum pengobatan pada beberapa patah tulang, dilakukan pembidaian untuk membatasi pergerakan dengan melakukan


  1. Pembidaian : Benda keras ditempatkan di daerah sekeliling tulang.
  2. Pemasangan gips : Merupakan bahan kuat yang dibungkuskan di sekitar tulang yang patah.
  3. Penarikan : Menggunakan beban untuk menahan sebuah anggota gerak pada tempatnya. Sekarang jarang digunakan, tetapi dulu pernah menjadi pengobatan utama untuk patah tulang pinggul.
  4. Fiksasi internal : Dilakukan pembedahan untuk menempatkan piringan atau batang logam pada pecahan – pecahan tulang. Merupakan pengobatan terbaik untuk patah tulang pinggul dan patah tulang disertai komplikasi.

Pengobatan Herbal Untuk Patah Tulang


  1. Cakar Ayam.Cara membuat : 25-30 Gr cakar ayam segar direbus, minum. Pemakaian luar : Dilumatkan dan ditempelkan pada tempat yang patah.
  2. Gandarusa.Cara membuat : Herba segar dilumatkan atau yang kering dihaluskan. Aduk dengan arak, cuka secukupnya. Kompreskan pada tulang patang yang sudah dalam posisi benar.
  3. Greges Otot.Cara membuat : bila kedudukan tulang baik, ambil 2 batang herba segar seutuhnya. Cuci lalu tumbuk halus. Remas dengan air garam secukupnya. Gunakan ramuan ini untuk menurap bagian yang cedera, lalu dibalut. Ganti setiap 2x sehari. Catatan ; Pemakaian lama, dapat mengganggu fungsi ginjal.
  4. Patah Tulang.Cara membuat : Kulit di atas tulang yang patah digosok dengan getah patah tulang. Kulit luar dahan patah tulang digiling halus. Tempelkan di atas tulang yang patah, lalu dibalut. ¾ genggaman tangkai dan daun patah tulang, 1 genggam daun srigi, dicuci lalu digiling halus. Remas dengan 4 sendok makan air garam. Hangatkan sebentar, gunakan untuk menurap bagian tulang yang patah. Balut dengan daun bakung/kulit randu, ganti 2x sehari. Catatan : Getah berbahaya bagi mata, dapat menyebabkan kebutaan. Bila getah masuk ke dalam mata, cepat dibilas dengan air kelapa atau air santan.

Demikianlah sedikit tentang Jenis-jenis Patah Tulang : Cara Mengobati Patah Tulang Secara Alami. Semoga bermanfaat.

Baca Juga

Artikel Terkait

Meie Yantie

Saya adalah blogger pemula yang sangat suka dengan dunia internet. Maka dari itu terbangunlah blog ini sebagai sarana saling berbagi ilmu di antara sesama para pengguna internet .Terima kasih