22 Oktober 2017

Cara Membuat Surat Keterangan Kepemilikan Tanah

KATEGORI


Cara Membuat Surat Keterangan Kepemilikan Tanah.Tanah adalah hal yang sangat sensitif dan sangat berharga bagi kita semua namun tak jarang pula ada sebagian tanah yang biarpun sudah di kuasai secara turun temurun tidaklah memiliki surat menyurat alias tidak tahu asal usul tanah tersebut pada waktu dulunya.Sangat di sayangkan sekali jika kejadiannya seperti itu , anda punya tanah tapi tidak ada instansi maupun pejabat yang mengesahkan bahwa tanah tersebut adalah murni hak anda walaupun hanya setingkat surat dari camat.Sampai artikel ini saya tuliskan karena banyaknya terjadi sengketa lahan di antara para tetangga maupun hak ulayat yang berakhir pada hilangnya hak kita terhadap tanah tersebut.Sebelum saya jelaskan bagaimana cara membuat surat keterangan kepemilikan tanah , perlu saya jelaskan juga jenis - jenis surat menyurat dalam hal kepemilikan tanah dan bangunan.

Cara Membuat Surat Keterangan Kepemilikan Tanah


Cara Membuat Surat Keterangan Kepemilikan Tanah

Jenis Surat Tanah dan Bangunan 


  1. Ketitir [ Hak Adat Lama ]
  2. Petok D [ Hak Adat Lama ]
  3. Girik [ Hak Adat Lama ]
  4. Surat Keterangan Tanah [ SKT  camat]
  5. Surat Keterangan Ganti Rugi [ SKGR camat ]
  6. Hak Pakai [ HP ]
  7. Hak Guna Usaha [ HGU ]
  8. Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun [ HMSRS ]
  9. Hak Guna Bangunan [ HGB ]
  10. Sertifikat Hak Milik [ SHM ]
  11. Dan lain-lain.

Syarat Pembuatan Surat Keterangan Kepemilikan Tanah


  1. Foto Coppy KTP
  2. Foto Coppy Kartu Keluarga
  3. Daftar nama sepadan
  4. Daftar nama Ketua RT dan RW

SKT adalah surat yang menerangkan asal usul tanah yang di sahkan oleh Desa dan diketahui oleh Camat.Namun demikian SKT ini bisa menjadi dasar untuk pembuatan sertifikat hak milik apabila SKT tersebut mengandung asal usul yang jelas dan legal.Pada dasarnya pembuatan SKT ini tidaklah susah dan waktunya pun cepat di banding pembuatan sertifikat hak milik karena prosesnya yang simple dan tidak banyak yang terkait.

Pertama -tama bila anda akan membuat SKT yang harus di lakukan adalah menyiapkan syarat yang sudah di tuliskan di atas dan selanjutnya datanglah ke kantor kepala desa setempat.Setelah anda sampai di kantor kepala desa , sampaikanlah kepada petugas kantor desa bahwa anda mau membuat SKT untuk tanah yang nantinya di tunjukkan kepada pihak desa.

Setelah anda menyampaikan apa maksud dan tujuan ke kantor desa , petugas kantor desa akan menyelidiki asal usul tanah yang di mohonkan tersebut yang nantinya pihak desa mempunyai keputusan riwayat tanah tersebut dan kemudian untuk bekal menerangkan dalan isian SKT .

Selanjutnya setelah SKT selesai di ketik oleh petugas berdasarkan identitas anda dan orang-orang yang terkait , anda langsung bisa meminta tanda tangan kepada yang terkait seperti sepadan , RT , RW maupun saksi atau anda bisa juga minta tolong kepada pihak kantor desa untuk menguruskan hingga selesai.

Selesai meminta tanda tangan kepada semua yang terkait , bawalah SKT tersebut ke kantor kecamatan untuk mendapatkan pengesahan [ Mengetahui ] Camat.Dan setelah Camat memberikan cap dan tanda tangan maka selesailah tugas anda SKT telah selesai.

Simple bukan ? Tidak terlalu ribet dan sekarang tanah anda sedikit banyak sudah legal di mata pemerintahan setempat [ Desa dan Camat ] walaupun masih jauh legal di mata hukum pemerintahan.Tapi walaupun demikian anda tidak usah kawatir anda sudah mempunyai bekal pertama untuk menuju pengesahan secara hukumnya [ Pemerintah ] yaitu SHM sertifikat.

Penutup


Demikianlah sedikit Cara Membuat Surat Keterangan Kepemilikan Tanah desa dan camat.Semoga bermanfaat dan selamat mengurus SKT demi legalitas aset anda.Salam sukses.

Baca Juga

Artikel Terkait

Meie Yantie

Saya adalah blogger pemula yang sangat suka dengan dunia internet. Maka dari itu terbangunlah blog ini sebagai sarana saling berbagi ilmu di antara sesama para pengguna internet .Terima kasih